Modul Pembelajaran: Fenomena Gengster
1. Pengertian Gengster
Fenomena gengster di kalangan remaja merujuk pada sekelompok pemuda atau remaja yang membentuk perkumpulan tertutup dan sering kali terlibat dalam perilaku menyimpang. Mereka identik dengan tindakan kekerasan, tawuran antar kelompok, pemerasan, vandalisme, dan pelanggaran hukum lainnya. Motif utama mereka biasanya adalah pencarian jati diri, solidaritas kelompok yang salah arah, dan unjuk kekuatan di lingkungan mereka.
2. Bahaya Gengster
- Bagi Diri Sendiri: Terancam cedera fisik parah, cacat permanen, atau bahkan kehilangan nyawa akibat tawuran. Masa depan hancur karena dikeluarkan dari sekolah atau mendapatkan catatan kriminal dari kepolisian.
- Bagi Keluarga: Mencoreng nama baik keluarga, memberikan beban psikologis dan finansial, serta hilangnya keharmonisan di rumah.
- Bagi Masyarakat: Menimbulkan keresahan dan rasa tidak aman, merusak fasilitas umum, dan mengganggu ketertiban lingkungan.
3. Cara Mencegah Gengster
- Peran Keluarga: Memberikan perhatian, kasih sayang, dan komunikasi yang terbuka agar anak tidak mencari pelarian di jalanan.
- Lingkungan Sekolah: Memfasilitasi energi siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler (olahraga, seni, organisasi) serta memberikan edukasi tegas terkait sanksi kekerasan.
- Kesadaran Diri: Selektif dalam memilih teman bergaul, berani menolak ajakan yang mengarah pada tindakan negatif, dan fokus pada tujuan akademik maupun cita-cita.
- Peran Masyarakat: Aktif melakukan siskamling dan segera melaporkan ke pihak berwajib jika melihat kerumunan remaja yang mencurigakan di malam hari.
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Guru Pengampu: Irfan Prabowo, S.Pd
Hasil Penilaian Pilihan Ganda
Klik tombol "Download Hasil (TXT)" untuk menyimpan jawaban Anda dan menyerahkannya kepada Guru.
0 Komentar